13 PEMAIN LIVERPOOL TERBURUK SEPANJANG MASA

Liverpool_FC

Liverpool adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepakbola Inggris dan telah secara konsisten dapat bersaing dengan klub-klub besar seperti Manchester United untuk dinobatkan menjadi jawara Inggris.

Jikalau membuka buku sejarah Liverpool, klub ini telah berjuang untuk hidup sampai tahun keemasannya di era 1970-an saat klub Anfield memenangkan 2 piala Eropa dan 2 Piala UEFA selama 1 dekade.

Tidak diragukan lagi saat itu, tim Liverpool diisi sejumlah pemain bintang seperti Kevin Keegan, Ray Clemence, Emlyn Hughes dan John Toshack. Namun sekarang ini karena beberapa faktor, klub Liverpool bisa dibilang telah gagal untuk mengejar popularitasnya di Liga Premier dan salah satunya adalah mendatangkan sejumlah pemain terburuk ke Anfield.

Dan sekarang saya sudah mengumpulkan daftar tentang 13 pemain Liverpool terburuk sepanjang masa, diantaranya adalah:

  1. Andy Carroll


Striker ini diboyong oleh Kenny Dalgish senilai £ 28,7 juta dari Newcastle United dibursa transfer Januari 2011 dan menjadikannya sebagai striker Liverpool termahal dalam sejarah. Ini adalah upaya Dalgish untuk menggantikan sosok Fernando Torres yang hijrah ke Chelsea. Naas pada bulan Maret ia didekap cedera dan hanya mencetak 2 gol dalam musim pertamanya. Di musim berikutnya ia hanya mampu melesakkan 9 gol dari 47 penampilan yang akhirnya dijual oleh Brendan Rodgers ke West Ham United senilai £ 12.250.000. Masalah cedera juga membatasi karir Carroll di West Ham namun akhirnya striker tinggi ini berhasil berjuang kembali sehingga dapat tampil lebih bugar dari biasanya.

  1. Mario Balotelli


Bagi Brendan Rodgers, Mario Balotelli adalah sosok pengganti Luis Suarez yang hijrah ke Barcelona. Kepindahan Balotelli ke Anfield merupakan transfer teraneh dalam sejarah Liverpool mengingat bahwa sang pelatih telah berulang kali menyatakan jika dirinya maupun klub tertarik mendatangkan mantan striker Mancherster City. Ia pun akhirnya diboyong dari AC Milan senilai £ 14 juta dan masuk kedalam filosofi Rodgers. Balotelli akhirnya hanya melesakkan 4 gol dari 28 laga sebelum bergabung kembali ke AC Milan pada kesepakatan pinjaman di Agustus 2015. Lengkapnya bisa dibaca disini

  1. El-Hadji Diouf


Striker El-Hadji Diouf bersama Salif Diao disambut ke Anfield setelah sukses bermain ciamik bersama Senegal dalam ajang Piala Dunia di Jepang & Korea tahun 2002. Sebelumnya, Diouf tampil menjanjikan saat membela klub Perancis, Lens dan sukses menjadi top-scorer. Tak heran pihak Liverpool percaya penuh kepada striker ini sehingga ia didatangkan dengan nilai £ 10,5 juta. Namun pemain ini hanya berhasil mencetak 6 gol pada 80 laga sebelum dilego ke Bolton Wanderers.

  1. Djimi Traore


Djimi Traore adalah pemain yang akan selalu diingat oleh fans Liverpool karena ia sukses mencetak gol bunuh diri terbaik pada Piala FA 2005 saat melawan Burnley. Pesepakbola Mali ini merupakan salah satu pemain andalan Gerard Houllier dan telah memainkan lebih dari 100 laga untuk Liverpool. Meskipun sudah berusaha keras, ia sering membuat ‘blunder’ dan dianggap sering gagal saat bermain. Setelah meninggalkan Liverpool pada tahun 2006, Traore mewakili 7 klub sebelum memutuskan dirinya untuk gantung sepatu.

  1. Robbie Keane


Pesepakbola Irlandia, Robbie Keane bergabung ke Anfield pada tahun 2008 yang didatangkan dari Tottenham senilai £ 16,8 juta. Rafa Benitez menaruh harapan besar kepadanya, namun sayang hal tersebut tidak pernah berjalan sesuai rencana. Keane menghuni Anfield selama 6 bulan dan menjalani masa-masa suram bersama Liverpool sehingga ia dijual kembali ke Tottenham senilai £ 11.690.000. Di Tottenham, ia hanya bermain sebanyak 28 laga dan dijual ke Celtic dan LA Galaxy.

  1. Pegguy Arphexad


Ini adalah pemain hasil rekrutan Gerard Houllier. Mantan kiper Leicester City ini dinilai tampil apik saat melawan Liverpool di Piala FA tahun 2000. Meskipun status ini mendarat di Anfield dengan status bebas transfer, kedatangan dirinya merupakan transfer teraneh karena Arphexad tidak pernah bermain untuk Liverpool. Ia hanya melakoni 6 laga selama berseragam Liverpoll dan dibeli oleh Coventry City pada tahun 2003.

  1. Alberto Aquilani


Gelandang Italia ini dibeli senilai £ 14 juta pada tahun 2009, dan Aquilani diharapkan mampu menggantikan posisi Xabi Alonso yang hijrah ke Real Madrid. Di awal karirnya bersama Liverpool, ia sudah dibekap cedera dan itu berarti jikalau dirinya belum siap penuh untuk bermain di Liga Premier. Sebenarnya gelandang Italia ini mempunyai reputasi bagus namun cedera yang dideritanya membuat reputasi tersebut seakan memudar saat dirinya berada di Anfield. Aquilani lantas dibeli Juventus dan AC Milan yang hanya tampil di 28 laga sebelum dijual ke Fiorentina. Dan pada akhirnya, penandatanganan Aquilani dianggap sebagai salah satu transfer terburuk Liverpool di ajang Liga Premier.

  1. Josemi

josemi
Josemi adalah pemain hasil rekrutan pelatih baru Liverpool, Rafael Benitez saat dirinya mengambil alih klub pada tahun 2004. Naas, mantan pemain Malaga ini hanya bermain 16 laga dan menghuni setengah musim di Anfield sebelum akhirnya dijual kembali ke salah satu klub Spanyol, Villarreal. Bek kanan ini telah membangun reputasi yang besar di Spanyol, namun setelah menerima serangkaian cedera dan peforma buruk, ia tidak bisa menggantikan posisi Steve Finnan dari pilihan utama Rafa Benitez.

  1. Fabio Borini


Fabio Borini adalah salah satu pemain hasil rekrutan Brendan Rodgers. Ia adalah striker Italia pertama yang bermain di klub Inggris, Liverpool dengan didatangkan dari salah satu klub di Serie A senilai £ 9.310.000. Naas bagi karir sang striker, karirnya di Liverpool tidak pernah bersinar dan ia menjadi striker gagal di Anfield selama era Liga Premier. Borini lebih sering menghuni bangku cadangan dan ketika ia dipercaya untuk bermain, ia malah menawarkan kekecewaan bagi para fans dan manajemen Liverpool. Borini hanya tampil sebanyak 38 kali dan mencetak sebanyak 3 gol sebelum ia menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun dengan Sunderland di bulan Agustus 2015.

  1. Erik Meijer

hi-res-1212535_crop_north
Karena penampilan ciamiknya saat membela salah satu klub di negara Belanda dan Jerman, Erik Meijer didatangkan ke Anfield pada bulan Juni 1999 dari Bayer Leverkusen. Pesepakbola Belanda ini ternyata menunjukkan peforma yang berbeda saat berseragam Liverpool, ia hanya mencetak 2 gol bagi klub. Striker ini kemudian bergabung ke Preston North End sebagai pinjaman namun gagal mencetak gol untuk klub yang bermain di divisi terendah dan pada akhirnya ia hijrah ke Hamburg pada Desember 2000.

  1. Fernando Morientes


Ia berhasil saat berseragam Real Madrid, maka Liverpool segera membelinya seharga £ 6,48 juta dan Morientes langsung mendapat penggemar. Liverpool berpikir mereka telah membuat transfer terbaik pada tahun 2005. Meskipun membawa Madrid menjuarai Liga Champions sebanyak 3 kali, ia justru hanya melakoni laga bersama The Reds sebanyak 15. Morientes adalah mesin gol di Real Madrid, namun saat bersama The Reds, ia tidak pernah menjadi mesin gol.

  1. Sean Dundee
Paul Konchesky, Liverpool

Paul Konchesky, Liverpool

Sean Dundee bergabung dengan klub Merseyside pada Juli ’98 dari klub Jerman, Karlsruhe. Meskipun ia lahir di Afrika Selatan, ia mengajukan permohonan paspor Jerman sehingga dapat tinggal di Jerman dalam waktu yang sangat lama. Saat bergabung dengan Liverpool, ia hanya melakoni 5 laga di semua kompetisi tanpa mencetak gold an dijual kembali ke Jerman, VfB Stuttgart pada musim berikutnya.

  1. Salif Diao

Salif Diao
Gelandang Salif Diao adalah salah satu dari dua bintang Senegal yang tiba di Anfield pada tahun 2002 setelah berakhirnya Piala Dunia Jepang & Korea. Meskipun gelandang itu membela Liverpool selama 5 tahun, pada kenyataannya ia hanya bermain dengan The Reds sebanyak 3 musim sebelum dipinjamkan ke Birmingham City, Portsmouth dan Stoke City.